Pemecahan
masalah layanan mail server
By Nizur
Ø Review
Pengenalan protokol SMTP (outgoing email)
SMTP (Simple Mail
Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk
pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk
mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat
elektronik penerima. Protokol ini timbul karena desain sistem surat elektronik
yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung sementara
sampai surat elektronik diambil oleh penerima yang berhak. (Strife, 2013)
SMTP
bisa kita katakan sebagai Sebuah Kantor pos, yang pada dasarnya jika kita
mengirim sebuah surat pastinya Surat itu akan dibawa Ke Gudang kantor pos untuk
di lakukan penyortiran, Gudang inilah yang dimaksud dengan SMTP, Setelah
dilakukan penyortiran maka surat siap untuk diantarkan ketujuan, tapi tidak
proses tidak berhenti disini, Jadi surat ini akan dibawa oleh si kurir lalu si
Kurir Meletakkanya di Kotak Pos yang biasa kita katakan sebagai PO BOX (PO BOX
inilah yang dimaksud dengan POP3) itulah penjelasan singkat tentang SMTP. (Adiyatma, 2014)
Ø Review instalasi dan konfigurasi mail server
Langkah-langkah
Instalasi dan Konfigurasi Mail Server(Postfix) dan Web Mail Server (Squirrel
Mail) pada Debian Server :
- 1. Pertama, nyalakan komputer Debian Server-nya, lalu login. Kemudian masukkan DVD 2, setelah itu sobat ketikkan perintah “apt-cdrom add” untuk mendeteksi DVD 2. Jika sudah berhasil, maka akan muncul pemberitahuan “..... DVD Binary-2..... “
- 2. Masukkan perintah penginstalan Mail & Web Mail Server nya yaitu “apt-get install squirrelmail postfix courier-imap courier-pop”. Kemudian tunggu beberapa saat. Jika perintah sudah di ketik, lalu tekan “enter” untuk memulai penginstalanya sob. Akan muncul permintaan seperti gambar diatas yaitu sobat disuruh untuk memasukkan DVD 1, masukkan saja DVD 1, lalu tekan “enter”.
- 3. Pada saat muncul permintaan lagi untuk memasukkan DVD 2, masukkan saja DVD 2 nya Jika sudah memasukkan DVD 2 lagi, tekan “enter” untuk melajutkan proses instalasi Mail & Web Mail Server. Setelah itu, akan muncul tampilan seperti ini. Dibagian ini, kita pilih “No”.
- 4. Kemudian masukkan perintah “nano /etc/postfix/main.cf” untuk masuk ke konfigurasi Mail Server (Postfix). Kemudian ubah konfigurasinya, tetapi tidak semua kok. Cukup menambahkan tanda “#” didepan baris “ mailbox_command = procmail –a “$EXTENSION” ” dan menambahkan “home_mailbox = Maildir/” pada baris terakhir. Jika sudah, tekan “Ctrl dan X” lalu”y” dan “enter”. Kemudian ketikkan perintah “maildirmake /etc/skel/Maildir” untuk membuat direktori dari Mail Server nya. Untuk lebih jelasnya.
- 5. Lalu tambahkan 2 user baru untuk dijadikan sebagai bahan alat mengecek service Web Mail Server nya. Caranya ketikkan perintah “adduser ‘nama user’”. Misalnya, “adduser user1” lalu isikan passwordnya sesuai keinginan sobat. Untuk full name, room number, dll, tidak wajib untuk diisi. Setelah pembuatan user pertama berhasil, ulangi langkah ini untuk membuat user ke-2 karena disini kita butuh 2 user sebagai alat pengecekan service Web Mail Server nanti.
- 6. Sekarang saatnya masuk ke bagian konfigurasi Web Mail Server. Caranya, masukkan perintah “nano /etc/apache2/sites-available/default”. Tambahkan konfigurasi seperti yang diberi tanda kotak putih yang pertama.
- 7. Masukkan perintah “nano /etc/bind/db.master” seperti gambar diatas. Di dalam DNS ini, kita akan membuat domain untuk Web Mail Server nya agar bisa kita akses melalui nama domainnya. Kalau sudah masuk ke konfigurasi di db.master, ubah konfigurasi menjadi seperti yang ada pada gambar dibawah ini lalu restart service DNS nya agar konfigurasinya terpasang. Silahkan sobat reboot komputer Debian Server agar semua konfigurasi yang dibuat bisa teraplikasikan. Sebenarnya kita bisa merestart service tanpa harus me-reboot komputernya, tapi karena service yang harus direstart agak banyak jadi langsung di reboot supaya lebih praktis.
- 8. Tunggu proses reboot selesai, lalu masuk ke tahap pengecekan. Setelah reboot, kita masuk ke tahap pengecekan domain dari Web Mail Server. Caranya cukup dengan melakukan tes koneksi atau biasa disebut ‘Ping’.
Jika
ping nya berhasil seperti gambar di atas, kita berlanjut ke proses pengecekan
melalui web browser dan Command Prompt dari komputer Client. Berikut
langkah-langkah pengecekannya.
·
a. Pertama,
silahkan cek melalui Command Prompt dengan cara yang sama yaitu ping. Kemudian
buka di web browser (http://mail.debianserver.net/src/login.php)
lalu login dengan user pertama jika ping nya berhasil.
·
b. Setelah login, cobalah dengan mengirim email
ke user kedua. Caranya mudah kok sob, tinggal klik “Compose” lalu isikan alamat
tujuan dan isinya lalu kirim. Gambar dibawah ini menunjukan bahwa ‘user1’ telah
mengirim email ke ‘user 2’.
·
c. Kemudian,
kita logout dan login lagi tetapi menggunakan user kedua. Setelah login sebagai
‘user2’ kita cek, jika ada email masuk dari ‘user1’ maka service yang kita buat
ini telah berhasil dan berjalan dengan baik. Jika hasilnya seperti gambar diatas
tadi, berarti service Web Mail Server sukses dibuat dan telah berjalan dengan
baik. (Admin, 2015)
Ø Pengertian Mail Server
Mail
Server atau E-Mail Server adalah perangkat lunak program yang mendistribusikan
file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email,
mail server juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa ftp.
Selain itu mail server juga dapat dikatakan sebagai aplikasi yang digunakan
untuk penginstalan email. (Ryfoc, 2015)
Ø Pengertian
Inbound dan Outbound
Inbound
Link adalah link dari postingan kita atau dari homepage kita sendiri maupun
dari website orang lain yang mengarah pada website kita. Jadi, analoginya
seperti ini : Jika situs A melakukan link kepada situs B maka bisa dikatakan
situs A mempunyai Outbound Link terhadap situs B dan situs B mempunyai Inbound
Link terhadap situs A. Sedangkan Outbound Link adalah sebaliknya yaitu
link dari postingan kita atau homepage yang mengarah pada website orang lain. Outbound
dan Inbound Link sebenarnya mempunyai pengertian yang sama hanya tergantung
kita dari mana kita memandangnya. Jika kita membangun suatu outbound link
terhadap suatu blog maka hal tersebut merupakan inbound link bagi web/blog dan
sebaliknya jika suatu web/blog membuat outbound link terhadap blog kita maka
hal itu juga menjadai inbound link bagi blog kita. (Entrepreneur,
2014)
Daftar Pustaka
Adiyatma, R. (2014, Maret 6). Pengertian SMTP
(Simple Mail Transfer Protocol). Retrieved januari 11, 2017, from Double
R:
http://aboutdoublr.blogspot.com/2014/03/pengertian-smtp-simple-mail-transfer.html
Admin. (2015, november 23). Cara Install Mail
Server dan Web Mail Server pada Debian Server . Retrieved Januari 11,
2017, from Come share eight:
http://komshare8.blogspot.co.id/2015/11/cara-install-mail-dan-web-mail-server.html
Entrepreneur, K. (2014, Agustus 14). Pengertian
Inbound dan Outbound Link. Retrieved Januari 11, 2017, from Belajar SEO
dan WEB untuk mendatangkan traffic:
http://masterseodanweb.blogspot.co.id/2014/08/pengertian-inbound-dan-outbound-link.html
Ryfoc, F. (2015, April 12). Pengertian Lengkap
dan Cara Kerja Mail Server. Retrieved Januari 11, 2017, from
BEGALTECHNOLOGY:
http://begal-tech.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-lengkap-dan-cara-kerja-mail.html
Strife, R. (2013, Maret 10). pengertian SMTP
(Simple Mail Tranfer Protocol) . Retrieved Januari 11, 2017, from Ilmu
Mahasiswa:
http://rudi-strife.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-smtp-simple-mail-tranfer.html
Nama : Mohammad Nizar Subkhi
Kelas: XII TKJ 2
Hobby: Sepak Takraw
Motto: Tidak Ada kata terlambat untuk belajar
0 komentar:
Posting Komentar