Pages

Selasa, 15 November 2016

troubleshooting lapisan aplikasi jaringan WAN



troubleshooting lapisan aplikasi jaringan WAN
By Nizur
1.      Hypertext Transfer Protokol (HTTP)
Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang. (Admin, 2016)
2.      Netware Inti Protocol (NCP)
 NetWare adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat berbasiskan tumpukan protokol jaringan Xerox XNS.
NetWare telah digantkan oleh Open Enterprise Server (OES). Versi terakhir dari NetWare hingga April 2007 adalah versi 6.5 Support Pack 6, yang identik dengan OES-NetWare Kernel, Support Pack 2. (Admin, Novell NetWare, 2013)

3.      Studi Kasus: Jaringan Lambat
ketika koneksi internet tiba-tiba menjadi lambat:
  1. Kekuatan sinyal dari provider. Semakin jauh BTS dari lokasi Anda, maka kecepatan koneksi internetnya juga semakin buruk.
  2. Adanya pembatasan pemakaian dari pihak provider. Misalnya, hanya pada pemakaian 1 GB pertama saja kecepatan koneksinya tinggi, setelah itu kecepatannya akan semakin berkurang.
  3. Biasanya pengguna paling sering menggunakan internet pada saat sore hingga malam hari. Banyaknya jumlah pengguna yang menggunakan akses internet pada saat yang bersamaan juga mempengaruhi kecepatan koneksi internet. Maka dari itu, hindarilah menggunakan akses internet pada saat jam-jam trafik (padat).
  4. Tentunya setiap browsing di internet, browser akan menyimpan cache, cookies dan history mengenai laman website yang dikunjungi. Nah, setiap minimal sebulan sekali, usahakan untuk menghapus/ membersihkan ketiganya.
  5. Mungkin, karena ingin browser Anda terlihat style, Anda menambahkan berbagai macam Add Ons maupun Plugin. Perlu Anda ketahui, banyaknya Add Ons ataupun Plugin di dalam browser Anda malah menyebabkan software menjadi rawan crash.
  6. Membuka banyak tabs dalam waktu yang bersamaan juga berpengaruh terhadap lambat tidaknya koneksi internet, lho! Karena semakin banyak tab yang dibuka, maka akan semakin berat pula kinerja perangkatnya.
  7. Lakukan update anti virus secara berkala. Bisa jadi browser Anda menjadi lemot karena terserang virus.
  8. Setting dan konfigurasi modem yang mungkin belum sesuai dengan standar provider.
  9. Kualitas modem. Karena sekarang ini, modem bajakan sudah marak beredar di mana-mana. Untuk menghindari dampak (baca : menyesal di kemudian hari) sebelum membeli modem ada baiknya kalau modem tersebut dicoba terlebih dahulu.
  10. Terlalu lamanya pemakaian, tentu akan membuat modem menjadi panas. Seperti pada perangkat elektronik lainnya, panas akan membuat kinerja perangkat akan semakin menurun. Namun, hal ini dapat disiasati dengan menggunakan kipas eksternal. Akan tetapi, mematikan dan mendinginkan sekaligus mengistirahatkan modem yang Anda pakai tersebut juga sah-sah saja untuk dilakukan.
  11. Koneksi yang putus nyambung mungkin juga menjadi salah satu penyebab mengapa internet Anda menjadi lemot. Untuk mengatasi masalah ini, coba lakukan PING. Utilitas ini digunakan untuk mengecek koneksi.
    Caranya cukup mudah :
    • Klik Start – Run – Ketik CMD – Enter
    • Setelah jendela Command Prompt terbuka, cukup ketikkan ping [spasi] alamat website yang ingin diuji koneksinya. Misalnya, Anda ingin menguji koneksi Google. Maka cukup ketik : ping [spasi] www.google.com
    • Perhatikan pada bagian ‘time’. Apabila masih di bawah 1000ms berarti koneksi masih lancar. (Dizzo, 2014)
4.      Studi Kasus: Login Response Time terdegradasi
Real time system disebut juga dengan Sistem waktu nyata. Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time. (Ishartono, 2008)
5.       Server Massage Block (SMB)
Server Message Block disingkat SMB adalah istilah bahasa Inggris dalam teknologi informasi yang mengacu kepada protokol client/server yang ditujukan sebagai layanan untuk berbagi berkas (file sharing) di dalam sebuah jaringan. Protokol ini seringnya digunakan di dalam sistem operasi Microsoft Windows dan IBM OS/2. Sistem operasi berbasis UNIX juga dapat menggunakannya dengan tambahan perangkat lunak yang disebut dengan SAMBA.
Protokol SMB ditemukan oleh Dr. Barry Feignbaum dari Laboratorium Boca Raton milik IBM pada saat sistem operasi MS-DOS masih berjaya. Protokol itu selanjutnya dikembangkan lebih lanjut oleh 3Com Corporation, IBM, Intel, dan Microsoft pada pertengahan dekade 1980 hingga akhir dekade tersebut. SMB awalnya menggunakan protokol NetBIOS sebagai protokol di mana ia berjalan, sebelum menggunakan protokol NetBIOS over TCP/IP (NBT) sebagai protokol lapisan transport-nya. Dengan begitu, SMB juga dapat digunakan dalam sebuah jaringan TCP/IP yang lebih luas dukungannya.
SMB mendukung fungsi-fungsi seperti:
·         Membuka dan menutup koneksi antara klien-klien SMB (yang disebut sebagai Redirector) dan server SMB (komputer yang menjalankan file and print services) untuk mengizinkan klien agar dapat mengakses sumberdaya di dalam jaringan.
·         Menemukan, membaca, dan menulisi berkas dalam sebuah file server.
·         Menemukan dan menggunakan alat pencetak yang digunakan bersama-sama untuk mencetak secara jarak jauh. (Admin, Server Message Block, 2013)













Daftar Pustaka

Admin. (2013, April 6). Novell NetWare. Retrieved November 16, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Novell_NetWare
Admin. (2013, April 17). Server Message Block. Retrieved November 16, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Server_Message_Block
Admin. (2016, Februari 2). Protokol Transfer Hiperteks. Retrieved 11 16, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Hiperteks
Dizzo. (2014, Februari 26). 11 Penyebab Koneksi Internet Lambat . Retrieved November 16, 2016, from Jaringan : http://www.jaringan.link/2014/02/11-penyebab-koneksi-internet-lambat.html
Ishartono, D. (2008, September 17). Real Time System(RTS). Retrieved November 16, 2016, from Dwi Ishartono’s: https://dwiishartono.wordpress.com/2008/09/17/real-time-systemrts/










Nama : Mohammad Nizar Subkhi
Kelas: XII TKJ 2
Hobby: Sepak Takraw
Motto: Tidak Ada kata terlambat untuk belajar

0 komentar:

Posting Komentar