Pages

Sabtu, 17 September 2016

By Nizur
Ø  UDP
UDP adalah kependekan dari User Datagram Protocol metupakan bagian dari internet protocol. Dengan UDP, aplikasi komputer dapat mengirimkan pesan kepada komputer lain dalam jaringan lain tanpa melakukan komunikasi awal.
UDP melakukan komunikasi secara sederhana dengan mekanisme yang sangat minimal. Ada proses checksum untuk menjaga integritas data. UDP digunakan untuk komunikasi yang sederhana seperti query DNS (Domain Name System),  NTP (Network Time Protocol)  DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol), dan RIP   (Routing Information Protocol).
UDP juga cocok untuk pengiriman informasi yang lebih menekankan kecepatan daripada kehandalan. Contoh aplikasi ini adalah audio streaming dan video streaming. (Iwan, 2016)
Fungsi UDP sebagai berikut:
  • Protokol yang “ringan” (lightweight): Untuk menghemat sumber daya memori dan prosesor, beberapa protokol lapisan aplikasi membutuhkan penggunaan protokol yang ringan yang dapat melakukan fungsi-fungsi spesifik dengan saling bertukar pesan. Contoh dari protokol yang ringan adalah fungsi query nama dalam protokol lapisan aplikasi Domain Name System.
  • Protokol lapisan aplikasi yang mengimplementasikan layanan keandalan: Jika protokol lapisan aplikasi menyediakan layanan transfer data yang andal, maka kebutuhan terhadap keandalan yang ditawarkan oleh TCP pun menjadi tidak ada. Contoh dari protokol seperti ini adalah Trivial File Transfer Protocol (TFTP) dan Network File System (NFS)
  • Protokol yang tidak membutuhkan keandalan. Contoh protokol ini adalah protokol Routing Information Protocol (RIP).
  • Transmisi broadcast: Karena UDP merupakan protokol yang tidak perlu membuat koneksi terlebih dahulu dengan sebuah host tertentu, maka transmisi broadcast pun dimungkinkan. Sebuah protokol lapisan aplikasi dapat mengirimkan paket data ke beberapa tujuan dengan menggunakan alamat multicast atau broadcast. Hal ini kontras dengan protokol TCP yang hanya dapat mengirimkan transmisi one-to-one. Contoh: query nama dalam protokol NetBIOS Name Service. (FENNAARKOM, 2013)

Ø  TCP
TCP merupakan kependengan dari Transmission Control Protocol. TCP merupakan bagian inti penting dari Internet Protocol sehingga sering disebut TCP/IP. TCP menyediakan komunikasi yang dapat diandalkan dan mempunyai urutan yang rapi. TCP berada pada transport layer. (iwan, 2016)
Fungsi TCP
TCP berfungsi untuk melakukan transmisi data per – segmen, artinya paket dat di pecah dalam jumlah yang sesuai dengan besaran packet kemudian di kirim satu hingga selesai. Agar pengiriman dat sampai dengan baik, maka pada saat setiap packet pengiriman, TCp akan menyertakan nomor seri (sequence number).
Adapun komputer tujuan yang menerima packet tersebut harus mengirim balik senuah signal Acknowledge dalam satu periode yang di tentukan. Bila pad waktunya computer tujuan belum juga memberika ACK maka terjadi “time out” yang menandakan pengiriman packet gagl dan harus di ulang kembali. model protocol TCP di sebut sebagai connection oriented protocol. Berbeda pada model protocol UDP (User Datagram Protocol) disebut sebagai connectionless protocol.
Pada TCP terdapat port, port merupakan pintu masuk data gram dan packet data. Port data dibuat mulai dari port 0 sd port 65.536. Port 0 sampai dengan 1024 di sediakan untuk layanan standar, seperti FTP pada port 21, Telnet pada port 23, POP3 pada port 110, HTTP pada port 80 dan lainnya. Port ini lebih dikenal dengan nama wellknown port. (it-artikel, 2013)

Ø  Header IP
IP header adalah informasi dimana IP protocol menambahkan di depan transport klien layer X untuk membuat IP paket. Header ini panjangnya 20 byte dan mencakup source dan destination IP address. (huda, 2013)





Fungsi Dari Header
1.      Bentuk sinkronisasi suatu lapisan agar hasil pekerjaan dari lapisan tersebut dapat dipahami dan dikerjakan pada lapisan selanjutnya.
2.      Bentuk sinkronisasi pada sebuah lapisan agar dapat mengerjakan / menindak lanjuti hasil kerja dari lapisan sebelumnya.
3.      Bentuk sinkronisasi dari/pada sebuah lapisan yang sama lawan komunikasi. (wijaya, 2012)
Ø  Transport Komponen Lapisan protocol Netware (NCP)


Netware Protocol  NCP (NetWare Core Protocol) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan dalam beberapa produk dari Novell, Inc Hal ini biasanya berhubungan dengan sistem operasi NetWare, tetapi bagian dalamnya telah diimplementasikan pada platform lain seperti Linux, Windows NT dan berbagai rasa dari Unix. Hal ini digunakan untuk mengakses file, cetak, direktori, sinkronisasi jam, pesan, perintah eksekusi remote dan fungsi jaringan layanan. (hafitrike, 2016)






Daftar Pustaka

FENNAARKOM. (2013, march 17). FENA . Retrieved september 14, 2016, from Pengertian UDP (User Datagram Protocol): https://fenaarkom.wordpress.com/2013/03/17/icmp/
hafitrike. (2016, september 14). TROUBLESHOOTING LAPISAN TRANSPORT LAN. Retrieved from blog hafiet: http://hafietinside.blogspot.co.id/2016/09/v-behaviorurldefaultvmlo.html
huda, N. (2013, januari 11). Penegertian. Retrieved september 14, 2016, from Penegertian IP Haider: http://www.pengertianpengertian.com/2013/10/pengertian-ip-header.html
it-artikel. (2013, August 12). www.it-artikel.com. Retrieved september 14, 2016, from Fungsi Transmission Control Protokol ( TCP ): http://www.it-artikel.com/2013/08/fungsi-transmission-control-protokol-tcp.html
iwan. (2016). Articles. Retrieved September 14, 2016, from PT.BROWEB INDONESI: http://www.proweb.co.id/articles/support/tcp.html
Iwan. (2016). Articles. Retrieved September 14, 2016, from PT.BROWEB INDONESIA: http://www.proweb.co.id/articles/support/udp.html#
wijaya, D. (2012, august 3). Encapsulasi, Decapsulasi, Fungsi Header, dan PDU (Packet Data Unit). Retrieved from Jaringan Komputer: http://jaringanonly.blogspot.co.id/2012/08/encapsulasi-decapsulasi-fungsi-header.html


Biodata
Nama : Mohammad Nizar Subkhi
Kelas  : XII TKJ 2
Absen : 20

Moto   : Sepak takraw

0 komentar:

Posting Komentar