Pages

Selasa, 25 Oktober 2016

troubleshooting lapisan sesi jaringan WAN



troubleshooting lapisan sesi jaringan WAN
1.      Net BIOS
NetBIOS (singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: Network Basic Input/Output System) adalah sebuah spesifikasi yang dibuat oleh International Business Machine (sebenarnya dibuat oleh Sytek Inc. untuk IBM) dan Microsoft yang mengizinkan aplikasi-aplikasi terdistribusi agar dapat saling mengakses layanan jaringan, tanpa memperhatikan protokol transport yang digunakan. Versi NetBIOS paling baru adalah NetBIOS versi 3. Implementasi versi awal dari NetBIOS hanya mengizinkan jumlah node yang terhubung hingga 72 node saja. Versi-versi selanjutnya memperluas jumlah node yang didukung hingga ratusan node dalam sebuah jaringan. NetBIOS yang berjalan di atas protokol TCP/IP (NetBIOS over TCP/IP) didefinisikan dalam RFC 1001, RFC 1002, dan RFC 1088. (Admin, 2016)
Layanan NetBIOS (NetBIOS Services)
NetBIOS menawarkan tiga buah layanan NetBIOS, yakni sebagai berikut:
NetBIOS Name service: merupakan layanan yang digunakan untuk melakukan registrasi dan resolusi nama NetBIOS.
NetBIOS Session service: merupakan layanan yang digunakan untuk membuat sesi koneksi yang berbasis connection-oriented.
NetBIOS Datagram distribution service: merupakan layanan yang digunakan untuk menyampaikan datagram secara connectionless. (Sebtian, 2011)

2.      NetBIOS over TCP / IP
NetBIOS over TCP/IP (sering disingkat menjadi NBT atau NetBT) adalah sebuah protokol jaringan yang mengizinkan aplikasi jaringan komputer yang lama yang menggunakan Application Programming Interface (API) NetBIOS agar dapat digunakan di dalam jaringan modern berbasis protokol TCP/IP. NetBIOS over TCP/IP didefinisikan di dalam RFC 1001, RFC 1002, dan RFC 1088.
API NetBIOS dikembangkan pada awal dekade 1980-an, yang ditujukan untuk jaringan-jaringan komputer skala kecil (kira-kira jaringan komputer yang memiliki jumlah anggota selusin saja). Beberapa aplikasi masih menggunakan API NetBIOS dan tidak dapat bekerja dengan benar dalam jaringan komputer modern yang terdiri atas banyak komputer ketika NetBIOS dijalankan di atas NetBEUI. Ketika dikonfigurasikan dengan benar, NetBIOS over TCP/IP ini dapat mengizinkan aplikasi-aplikasi jaringan komputer yang berbasis API NetBIOS agar dapat berjalan di dalam jaringan berbasis protokol TCP/IP (termasuk di antaranya jaringan Internet) tanpa harus ada perubahan. (Admid, 2013)
3.      NetWare layanan iklan protokol (SAP)
SAP (Service Advertising Protocol) adalah protokol didalam jaringan IPX (milik Novell), SAP digunakan memberikan informasi kepada host2 dalam jaringan IPX apakah sebuah service sedang aktif atau tidak didalam jaringan. Biasanya digunakan oleh server2 untuk memberikan informasi apakah service yang mereka miliki dapat digunakan atau service tersebut dalam keadaan tidak aktif. Server tersebut akan melakukan advertise dengan menggunkan SAP.

Hubungan dengan EIGRP
Protokol EIGRP mempunyai dukungan untuk ikut menyebarkan (redistribute) SAP ini didalam jaringan IPX. (irwanpanarobost, 2011)
Kelebihan dan Kekurangan SAP
1.      Mempunyai modul yang lengkap, dimana semua modul aplikasi di SAP dapat bekerja secara terintegrasi/terhubung yang satu dengan lainnya.
2.      Mendukung integrasi proses bisnis perusahaan-perusahaan besar.
3.      Semua informasi yang tersimpan didalam SAP dapat diakses oleh bagian organisasi yang membutuhkan pada saat dibutuhkan.
Selain memiliki keunggulan, SAP juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
1.      Harga license tiap user SAP yang relatif begitu mahal.
2.      Biaya konsultan yang lumayan mahal.
3.      Penggantian sistem memerlukan biaya yang tinggi dan waktu implementasi bisa berkepanjangan. (Supendi, 2016)















Daftar Pustaka

Admid. (2013, April 6). Retrieved Oktober 26, 2016, from Wikipedia: https://ru.wikipedia.org/wiki/NetBIOS_over_TCP/IP
Admin. (2016, Januari 16). NetBios. Retrieved Oktober 26, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/NetBIOS
irwanpanarobost. (2011, April 25). SAP (Service Advertising Protocol) . Retrieved Oktober 26, 2016, from irwan panarobost: http://irwanpanarobost.blogspot.co.id/2011/04/sap-service-advertising-protocol.html
Sebtian, B. (2011, Februari 6). NetBIOS, Ftp, Samba, Printer Sharing, Captive Portal. Retrieved Oktober 26, 2016, from Menambah Wawasan Bersama Bayu: http://bayuneuer.blogspot.co.id/2011/02/netbios-ftp-samba-printer-sharing.html
Supendi, N. (2016, April 9). kelebihan dan kekurangan SAP. Retrieved Oktober 26, 2016, from Sharing Knowledge: http://supendi-nanang.blogspot.co.id/2016/04/kelebihan-dan-kekurangan-sap.html





Nama    : Mohammad Nizar Subkhi
Sekolah : SMK Islam 1 Blitar
Hobby   : Sepak Takraw
Motto    : Tidak ada kata terlambat untuk belajar

Senin, 24 Oktober 2016

STUDI KASUS

STUDI KASUS

1.      studi kasus: tips menggunakan traceroute
Traceroute adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan. (kuncara, 2013)
Traceroute merupakan pelacakan jejak pada paket protokol Internet (IP) yang guna mengetahui jalur paket dari satu jaringan ke jaringan lain.
Untuk melakukan traceroute pada Windows:
- Buka commmand prompt
- Ketikkan tracert namadomain/IP
Contoh:

C:\ > tracert 11.1.0.1

Output dari perintah:
Tracing route to 11.1.0.1 over a maximum of 30 hops
---------------------------------------------------
1 2 ms 3 ms 2 ms 157.54.48.1
2 75 ms 83 ms 88 ms 11.1.0.67
3 73 ms 79 ms 93 ms 11.1.0.1
Trace complete.
Untuk melakukan traceroute pada OSX/Linux
- Ketikkan tracert alamat
tracert example.com
- Hasil
Tracing route to example.com [64.13.192.208]
over a maximum of 30 hops:
1 2 3 1 ms 4 1 ms 5 ms 1 ms 10.104.0.1
5 2 ms 2 ms 3 ms 10.0.10.33
6 5 ms 3 ms 2 ms acmkokeaig.gs01.gridserver.com [64.13.192.208]
Trace complete.  (Rahman, 2013)
2.  studi kasus: tips menggunakan PING dan ICMP
Ø  Ping adalah software yang berjalan di atas protokol ICMP (Internet Control Message Protocol) untuk mencek hubungan antara dua komputer di internet. Ping dapat juga berarti program dasar yang mengijinkan satu pengguna untuk mem-verifikasi bahwa alamat protokol internet tertentu ada dan dapat menerima permintaan-permintaan.


 Ping digunakan untuk memastikan bahwa satu komputer yang sedang dituju sedang aktif dan memberikan respon balik. Misalnya, bila kita ingin mengirimkan suatu file ke suatu alamat host, maka untuk melihat berapa lama waktu operasi yang dibutuhkan, kita menggunakan ping. (Nama “ping” datang dari sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan bunyi ping ketika menemukan sebuah objek).

Dalam pengertian lain, ping berupaya untuk “mendapatkan perhatian” atau “mengecek ada atau tidaknya suatu host”. Ping beroperasi dengan mengirimkan sebuah paket kepada suatu alamat yang dituju dan menunggu respon balik dari host yang dituju tersebut.

PING merupakan salah satu program yang digunakan untuk mengecek komunikasi antar komputer dalam sebuah jaringan melalui protokol TCP/IP. PING akan mengirimkan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request messages pada ip address komputer yang dituju dan meminta respons dari komputer tersebut. (Kotarao, 2013)

Ø  ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan / paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada konsisi normal, protokol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu, misalnya karena Router crash, putusnya kabel, atau matinya host tujuan. Pada saat ini ICMP membantu menstabilkan kondisi jaringan, dengan memberikan pesan-pesan tertentu sebagai respons atas kondisi tertentu yang terjadi pada jaringan tersebut.
contoh : hubungan antar router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuan tidak akan terus menerus berusaha mengirimkan paketnya melewati router B. (setiawan, 2011)

3.      IPX 161 IPX disebarkan broadcast paket

Ø  IPX (bahasa Inggris: Internetwork Packet Exchange) adalah protokol jaringan komputer yang digunakan oleh sistem operasi Novell NetWare pada akhir dekade 1980an hingga pertengahan dekade 1990an. IPX adalah protokol komunikasi tanpa koneksi (connectionless), seperti halnya Internet Protocol dan User Datagram Protocol pada kumpulan protokol TCP/IP. Selain membutuhkan protokol IPX, Novell Netware juga membutuhkan protokol tingkat tinggi bernama Sequenced Packet Exchange (SPX) dan Network Control Protocol (NCP). Protokol ini diturunkan oleh Novell dari protokol IDP yang terdapat di dalam Xerox Network Services.
Ø  IPX digunakan untuk melakukan pemetaan paket-paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui sebuah internetwork. IPX beroperasi di lapisan jaringan (lapisan ketiga pada model OSI), dan dapat digunakan di dalam teknologi Ethernet, Token Ring, dan protokol lapisan data-link lainnya. IPX memang dahulu pernah digunakan pada Local Area Network (LAN) berbasis Novell NetWare sebelum akhirnya Novell menggantinya dengan TCP/IP saat merilis NetWare 5.x. Sebelum diganti dengan TCP/IP, protokol ini merupakan protokol yang sangat populer. (Wikipedia, 2013)



4.      IPX MTU Mismatch 172

IPX digunakan untuk melakukan pemetaan paket-paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui sebuah internetwork. IPX beroperasi di lapisan jaringan (lapisan ketiga pada model OSI), dan dapat digunakan di dalam teknologi Ethernet, Token Ring, dan protokol lapisan data-link lainnya. IPX memang dahulu pernah digunakan pada Local Area Network (LAN) berbasis Novell NetWare sebelum akhirnya Novell menggantinya dengan TCP/IP saat merilis NetWare 5.x. Sebelum diganti dengan TCP/IP, protokol ini merupakan protokol yang sangat populer.
Pada awalnya, penggunaan IPX sangatlah banyak, sebelum munculnya Internet booming pertengahan dekade 1990an. Pada saat itu, komputer dan jaringan komputer dapat menjalankan beberapa protokol jaringan, sehingga hampir semua jaringan berbasis IPX juga menjalankan TCP/IP untuk mengizinkan konektivitas Internet. Sebelum versi NetWare 5.x IPX merupakan protokol yang wajib, akan tetapi, pada versi 5.x atau yang lebih baru, Novell mengizinkan penggunanya untuk menjalankan NetWare tanpa IP. (sn, 2011)















Daftar Pustaka

Kotarao, R. (2013, juni 25). Pengertian Ping Dan Cara Membacanya Pada Command Prompt ( CMD ) . Retrieved Oktober 25, 2016, from Perpus Mini: http://miniperpuskit.blogspot.co.id/2013/06/ping-adalah-software-yang-berjalan-di.html
kuncara, P. (2013, April 25). Cara Melakukan Trace Route Pada Windows, Linux dan Mac OS. Retrieved Oktober 25, 2016, from Klik host Web Hosting: http://klikhost.com/cara-melakukan-trace-route-pada-windows-linux-dan-mac-os/#comments
Rahman, F. (2013, november 13). Cara Traceroute (TRACERT) pada Windows, Mac, dan Linux. Retrieved Oktober 25, 2016, from DomaiNesia: http://docs.domainesia.com/kb/cara-traceroute-tracert-pada-windows-mac-dan-linux/
setiawan, A. (2011, Maret 1). Pengertian ICMP (Internet Control Message Protocol). Retrieved oktober 25, 2016, from Transiskom: http://www.transiskom.com/2011/03/pengertian-icmp-internet-control.html
sn, S. (2011, Februari 14). Internetwork Packet Exchange. Retrieved oktober 25, 2016, from IP - ICMP - IPSEC - IGMP - IPX : http://jarkomshanditya.blogspot.co.id/
Wikipedia. (2013, April 6). IPX. Retrieved Oktober 25, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/IPX


Nama    : Mohammad Nizar Subkhi
Sekolah : SMK ISLAM 1 BLITAR
Hobby   : Sepak Takarw
Motto    : Tidak ada kata terlambat untuk belajar

Rabu, 19 Oktober 2016

Pemecahan Masalah lapisan data link jaringan WAN

1.      Ethernet mekanisme akses
Ethernet (bahasa Inggris: Ethernet) adalah keluarga teknologi jejaring komputer untuk jaringan wilayah setempat (LAN). Ethernet mulai merambah pasaran pada tahun 1980 dan dibakukan pada tahun 1985 sebagai IEEE 802.3. Ethernet telah berhasil menggantikan kabel teknologi LAN yang ikut bersaing lainnya.
Baku Ethernet terdiri dari beberapa kabel dan sinyal yang beragam dari lapisan wujud OSI yang digunakan dengan Ethernet. Ethernet 10BASE5 asli menggunakan kabel sesumbu sebagai sarana berkongsi (shared medium). Kabel sesumbu kelak digantikan dengan pasangan berpilin dan serat optik untuk penyambungannya dengan pusatan (hub) atau pengalih (switch). Laju data secara berkala kian meningkat pula dari 10 megabit per detik hingga mencapai 100 gigabit per detik. (Wikipedia, 2016)
2.      full-duplex Ethernet
Ethernet full-duplex menggunakan dua pasang kawat danmenggunakan koneksi titik-ke-titik antara transmitter dari alat pengirim danreceiver dari alat penerima. I ni berarti dengan full-duplex, pengiriman dataakan lebih cepat dibandingkan half-duplex. Dan karena data dikirimkanmelalaui pasangan kawat yang berbeda dengan kawat yang menerima data,maka
Collision tidak akan terjadi.
Alasan mengapa Anda tidak perlu khawatir tentang collision adalah karenadi koneksi full-dupex kondisinya seperti sebuah jalan raya dengan beberapajalur. Bandingkan dengan half-duplex yang hanya mempunyai satu jalur. Ethernet full-duplex seharusnya menawarkan efisiensi 1 00% di kedua arahcontohnya Anda akan mendapatkan 20 Mbps di Ethernet 1 0 Mbps yangbekerja full-duplex, dan 200 Mbps di Fast Ethernet. Dalam kenyataannya ituterlalu ideal, artinya hanya akan terjadi jika efisiensinya 1 00% yang padakenyataannya susah terjadi.Ethernet full-duplex dapat digunakan dalam tiga situasi:
·         Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke sebuah host. 
·         Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke switch lain. 
·         Dengan sebiuah koneksi dari sebuah host ke host lain menggunakan kabel crossover. (Syafaaturrizal, 2015)

3.      Format Frame Ethernet
Ethernet mentransmisikan data melalui kabel jaringan dalam bentuk paket-paket data yang disebut dengan Ethernet Frame. Sebuah Ethernet frame memiliki ukuran minimum 64 byte, dan maksimum 1518 byte dengan 18 byte di antaranya digunakan sebagai informasi mengenai alamat sumber, alamat tujuan, protokol jaringan yang digunakan, dan beberapa informasi lainnya yang disimpan dalam header serta trailer (footer). Dengan kata lain, maksimum jumlah data yang dapat ditransmisikan (payload) dalam satu buah frame adalah 1500 byte. (Sukma, 2014)

ETHERNET   Dibuat oleh Xerox pada 1976, Ethernet disetujui sebagai salah satu standar industri protokol LAN pada 1983. Ethernet adalah protokol LAN yang memungkinkan setiap PC berlomba untuk mengakses network. Sekarang ia menjadi protokol LAN yang paling populer karena relatif murah dan mudah diinstal serta ditangani.     
Ethernet dirancang berdasarkan topologi bus, tetapi ia bisa dikoneksikan secara star dengan memakai hub. Jika dua komputer dalam Ethernet network mengirim data bersamaan, sebuah tabrakan (collision) akan terjadi, dan komputer yang bersangkutan harus mengulang pengiriman datanya dari awal lagi. Untuk menghindari ini, jaringan Ethernet menggunakan
Sebuah frame Ethernet II terdiri atas beberapa field, yakni sebagai berikut:
·          Preamble
·         Destination Address
·          Source Address
·          EtherType
·          Payload, dan
·          Frame Check Sequence (FCS). (Fitriani, 2012)

4.      proses token passing
Metode pengiriman data dengan cara mengelilingi sebuah Ring dikenal dengan istilah Token Passing. Token dilewatkan dari satu komputer ke komputer lain sampai sebuah komputer mengambil data tersebut. Komputer pengirim memodifikasi tooken, meletakkan sebuah alamat tujuan pada data dan mengirimkan ke komputer tujuan melewati jaringan ring. (Computer, 2011)





DAFTAR PUSTAKA

Computer, N. (2011, november 25). 1.1.5.1. Token Passing. Retrieved oktober 19, 2016, from Net9 Compuetr: https://sites.google.com/site/net9com/computer-networking/konsep-jaringan/desain-jaringan/topologi-ring/token-passing
Fitriani, H. (2012, april 4). Ethernet. Retrieved oktober 19, 2016, from Catatan Online-ku: http://henydodolipet.blogspot.co.id/2012/04/ethernet.html
Sukma, I. (2014, november 2). Ethernet Frame. Retrieved oktober 19, 2016, from Idryani Sukma: http://indryanisrj.blogspot.co.id/2014/11/ethernet-frame.html
Syafaaturrizal, W. (2015, Februai 27). Tentang Jaringan Ethernet. Retrieved oktober 19, 2016, from AHOA.BLOGSPOT.COM: http://oahoa.blogspot.co.id/2015/02/tentang-jaringan-ethernet.html
Wikipedia. (2016, mei 20). Ethernet. Retrieved oktober 19, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet






Nama    :Mohammad Nizar Subkhi
Sekolah :SMK ISLAM 1 BLITAR
Hobby   :Sepak Takraw

Motto    :Tidak ada kata terlambat untuk Belajar

Selasa, 18 Oktober 2016

Pemecahan Masalah lapisan fisik jaringan WAN

Pemecahan Masalah lapisan fisik jaringan WAN

1.    Kabel tester sebagai mini Konsol SNMP dan mini - Web Server 41
          SNMP adalah sebuah protocol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat kontrol saja. (Amalia, 2016)

2.    Ethernet ISU Wiring

Keluarga teknologi jejaring komputer untuk jaringan wilayah setempat (LAN) yang biasanya menghubungkan banyak perangkat yang relatif dekat satu sama lain. Contohnya : Sistem jaringan pada gedung yang sama. Sejarah ethernet ini bermula dari sebuah pengembangan WAN di Universitas Of Hawaii pada akhir tahun 1960 yang dikenal dengan nama "ALOHA" . dan pada tahun 1975, Xerox Coporation mendesign Ethernet yang bisa menghubungkan 100 komputer dengan kecepatan 2,94 megabit/sekon melalui kabel yang cukup panjang, yaitu 1 km. (prasetio, 2016)

3.    Fast Ethernet Kabel

-   Semakin berkembang aplikasi lewat LAN seperti CAD, image processing, audio dan vidio di mana dibutuhkan transportasi data yang menuntut kapasitas yang lebih besar dalam LAN maka ada implementasi LAN lagi yang disebut Fast Ethernet atau disimbolkan dengan 100BASET. Fast Ethernet mampu mentransfer data hingga 100 Mbps.
-   Topologi Fast Ethernet tidak jauh beda dengan 10BASE-T.versi-versi terbaru Fast Ethernet inipun sudah banyak macam ragamnya. Misal: 100Base-t4 (Menggunakan UTP 4 pair seperti 10 Baset), 100BASE-XF (Menggunakan dua kabel serat optik pada masing-masing jalur pengirim dan penerima). (MARUVI, 2016)

4.    Bagaimana Tabrakan Apakah Terdeteksi 49

Jika 2 station mentransmisikan data secara bersamaan maka terjadi collison (tabrakan) yang mengakibatkan 2 station berhenti untuk mentransmisikan data. Semakin banyak statiion dalam jairngan ethernet, maka jumlah kolisi akan semakin besar dan kinerja ethernet akan menurun. Cara mengatasinya dengan memasang “switch ethernet” untuk segmentasi terhadap jaringan ethernet ke beberapa kolisi domain. (Rosita, 2016)

5.    Encoding Bits Ke The Media 54

proses untuk mengubah sinyal ke dalam bentuk yang dioptimasi untuk keperluan komunikasi data dan penyimpanan data. Kedua hal inilah yang saling mendukung untuk mengubah bentuk sinyal sehingga bisa disalurkan dari pengirim ke penerima. Dalam hal modulasi, komunikasi data ada yang menggunakan sinyal digital. Tetapi komunikasi ini memiliki kelemahan yaitu jarak tempuh yang tidak terlalu besar akibat pengaruh noise berupa redaman yang terjadi pada media transmisi. Sedangkan komunikasi data menggunakan sinyal analog jarak tempuhnya akan menjadi lebih besar. (Romansayah, 2012)















Bibliography


Amalia, P. (2016, oktober 9). 8. TROUBLESHOOTING JARINGAN ( LAPISAN APLIKASI PADA WAN ). Retrieved oktober 19, 2016, from Amaliaputri: http://putriamalia5.blogspot.co.id/2016/10/8-troubleshooting-jaringan-lapisan.html
MARUVI. (2016, Oktober 16). Troubleshooting Lapisan Fisik Jaringan WAN. Retrieved oktober 19, 2016, from MARUVI: http://wakidong.blogspot.co.id/2016/09/troubleshooting-lapisan-fisik-jaringan.html
prasetio, R. (2016, september 5). Troubleshooting lapisan fisik jarinagan wan. Retrieved oktober 19, 2016, from zona komputer: http://zonaakomputer.blogspot.co.id/2016/09/troubleshooting-lapisan-fisik-jaringan.html
Romansayah, B. (2012, oktober 22). Pengertian ecoding. Retrieved oktober 9, 2016, from Betry Romansyah: http://beecry.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-encoding.html
Rosita, T. (2016, oktober 9). KOMPETENSI DASAR 8. Retrieved oktober oktober, 2016, from Troubleshooting jarinagn: 19










Nama    : Mohammad Nizar Subkhi
Sekolah : SMK ISLAM 1 KOTA BLITAR
Hobby   : Sepak Takraw
Motto   : Tidak kata terlambat untuk terlamabat